Waterpark: Peluang Besar Bisnis Wisata Bagi Pengusaha Properti

Peluang Besar Bisnis Wisata

Sebagai tujuan wisata, Kabupaten Tangerang terbuka peluang bisnis wisata. Dari sekitar 3 juta jiwa penduduk, di kota industri ini, setiap tahunnya bertambah 5% atau 240 ribu penghuninya. Ini membuat kebutuhan akan tempat tinggal dan sarana wisata semakin meningkat. Untuk kebutuhan tempat wisata, waterpark (taman air) menjadi peluang bisnis wisata baru pengusaha properti dan kehadirannya pun semakin diminati warga.

Peluang Bisnis Wisata Bagi Pengusaha Properti

“Di Tangerang sudah ada sebanyak 5 tempat wisata waterpark. Pesatnya perkembangan penyangga ibukota ini memang disebabkan dibutuhkan tempat tinggal dan tempat wisata. Kini banyak pengusaha Properti yang melirik peluang waterpark sebagai pelengkap bisnisnya,” terang Ahmed Zaki Iskandar saat meresmikan DX Water Park, di Ruko Dasana Xentre, Kelurahan Bojongnangka, Kecamatan Kelapadua, Banten, Sabtu 31 Agustus 2013.

Karena itu, katanya, dengan semakin banyaknya waterpark akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak dan retribusi. Selain itu meningkatnya jumlah tempat usaha akan meningkatkan perekonomian dan dapat menyerap tenaga kerja masyarakat. Namun diingatkannya, para pengelola waterpark agar selalu meningkatkan mutu pelayanan dengan menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan keselamatan para pengunjungnya.

Menanggapi Zaki, Direktur Utama PT Eka Griya Mas, Thomas, selaku pengusaha properti yang mengembangkan usaha pada bisnis waterpark, membenarkan upaya yang dilakukannya sebagai kepeduliannya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Pengusaha yang baru membangun rumah toko di bilangan Perumahan Bojongnangka ini dengan rendah hati mengatakan dirinya semata-mata ingin membangun kawasan yang telah ditinggalinya selama 25 tahun.

“Saya tinggal di sini dan menjadi pengusaha matrial bahan bangunan sejak perumahan ini masih sepi. Tentu saja saya ingin tempat tinggal saya maju dan mempunyai sarana dan prasarana lengkap yang bermanfaat bagi masyarakat. Pekerja saya sendiri hampir semua bekerja selama puluhan tahun bersama saya di sini, ” ujar Thomas yang mengaku lulusan salah satu perguruan tinggi yang mempunyai bisnis kayu dan pertambangan di Pontianak, Kalimantan.

Memuaskan Pengunjung

Senada dengan Thomas, General Manager DX Water Park, Mamas Bambang Pratomo, mengatakan pihaknya akan selalu memperhatikan pelayanan terbaik kepada para pengunjung waterpark yang dikelolanya. Untuk memuaskan pelayanan pada konsumen, katanya, DX Water Park telah melengkapi fasilitas penunjang seperti fasilitas umum, arena parkir, musholla, dan pos keamanan.

“Selain menjadi bisnis tempat wisata, sebagai bentuk kepedulian pada usaha kecil dan DX Water Park juga 500 konter yang bisa dimanfaatkan pedagang makanan dan cenderamata dengan harga sewa terjangkau. Sedangkan untuk penyerapan tenaga kerja, kami merekrut sebanyak 80% penduduk sekitar,” ujar Mamas seusai acara.

Ditambahkannya, di tempat waterpark ini pengunjung bisa menikmati wisata kolam renang semi olimpic, kolam arus, kolam seluncur, dan tempat mandi bola dengan fasilitas air PAM untuk kolam yang selalu diperiksa oleh tim kesehatan. Untuk kualitas air yang baik pihak pengelola mengganti air kolam dalam 2 minggu sekali. Sedangkan untuk bilasan pengunjung water park digunakan dari air tanah.

“Proyek wisata ini seluas 5000 meter terletak di permukiman berpenduduk sekitar 65 ribu KK. Pengunjung mudah mengaksesnya dari berbagai jalan umum seperti dari wilayah Legok, Pagedangan, Curug dan di Kabupaten Tangerang serta Parung Panjang di Kabupaten Bogor. Tiketnya masuknya pun murah, untuk Senin-Jumat Rp 20 ribu dan Sabtu-Minggu Rp 30 ribu. Daya tampung bisa mencapai 1900 orang perhari yang dibuka sejak jam 08.00 hingga 18.00 WIB,” papar Mamas.

Sebelum grand opening pada hari ini, lanjutnya, DX Water Park telah lebih dulu buka secara soft opening sejak 30 Juni 2013. Pada grand opening pihak pengelola memberlakukan 1 karcis untuk mendapatkan tarif diskon sebanyak 20% yang dapat digunakan untuk 2 orang. Untuk para siswa yang datang dari sekolah pengelola memberikan tarif khusus. (Edy Syahputra Tanjung/Mar)

Edy Syahputra Tanjung adalah pewarta warga.

Sumber: Liputan6.com

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.




This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.